
A promise of God
Ia Akan Menyelesaikan Apa yang Ia Mulai
Menulis kepada gereja tercintanya dari penjara, Paulus membuka Filipi dengan keyakinan: Ia yang memulai pekerjaan baik di dalam diri Anda akan menyelesaikannya, sampai hari Kristus Yesus. Janji ini adalah keyakinan mantap Paulus tentang pekerjaan Tuhan yang bertahan dalam diri orang percaya, yang berakar dalam kemitraan mereka dalam Injil dari hari pertama hingga sekarang.
“Being confident of this very thing, that he which hath begun a good work in you will perform it until the day of Jesus Christ:”Philippians 1:6
What the promise is
Pekerjaan baik adalah pekerjaan penyelamatan dan pengudusan Tuhan di dalam orang Filipi, yang dibuktikan oleh kemitraan mereka dalam Injil. Keyakinan Paulus tidak bergantung pada keandalan mereka, tetapi pada Tuhan sebagai satu-satunya yang memulai dan akan menyelesaikan pekerjaan itu. Kata kerja ini menggambarkan membawa sesuatu ke tujuan yang dimaksudkan, dan tenggat waktunya adalah hari Kristus Yesus, kedatangan-Nya, ketika pekerjaan penyelamatan disempurnakan dalam kemuliaan. Jadi janji ini mencakup seluruh kehidupan Kristen: apa yang Tuhan mulai dalam pertobatan, Ia bawa melalui pengudusan hingga penyelesaian akhir. Ini adalah jaminan ketekunan, bukan klaim bahwa orang percaya hanya bersantai; surat yang sama mendesak mereka untuk mengerjakan keselamatan mereka karena Tuhan bekerja di dalam mereka. Penekanan terletak pada kesetiaan ilahi: Tuhan tidak meninggalkan pekerjaan yang setengah jadi. Dia yang memulai pasti akan menyelesaikannya.
How to hold it honestly
Ini bukan janji bahwa rencana, proyek, atau keadaan Anda akan semua diselesaikan dengan rapi; pekerjaan baik yang dimaksud adalah pekerjaan penyelamatan Tuhan dalam diri seseorang, bukan usaha kita. Ini tidak seharusnya dikutip atas bisnis atau impian sebagai jaminan kesuksesan. Ini juga tidak memberikan izin untuk bersikap pasif, seolah-olah pertumbuhan tidak memerlukan apa pun dari kita; Paulus segera menyerukan usaha yang lahir dari pekerjaan Tuhan di dalam. Ini juga tidak menjanjikan jalan yang mulus; Paulus menulis dari dalam belenggu. Dibaca dengan jujur, ini tidak menumbuhkan kepuasan diri maupun memicu usaha yang mengandalkan diri sendiri. Penghiburan ini dalam dan menenangkan: kedudukan Anda di hadapan Tuhan tidak bergantung pada kemampuan Anda untuk menyelesaikan, karena Tuhan yang memulai akan menyelesaikan apa yang Ia mulai.
How it is Yes and Amen in Christ
Penyelesaian ini ditentukan pada hari Kristus Yesus, jadi seluruh janji ini berputar di sekitar-Nya. Ia adalah penulis dan penyelesai iman; apa yang Tuhan mulai, Ia mulai dalam Kristus dan oleh Roh-Nya, dan Ia akan mempersembahkan kita tanpa cacat di hadapan-Nya pada akhirnya. Karena kita bersatu dengan Kristus yang bangkit yang hidup untuk memberi syafaat, pekerjaan ini tidak dapat gagal di tengah jalan. Kematian-Nya menebus kita, Roh-Nya menguduskan kita, dan kedatangan-Nya akan memuliakan kita. Jadi ketekunan adalah pencapaian-Nya dalam diri kita, bukan pencapaian kita sendiri. Dalam diri-Nya, janji ini adalah ya yang tegas: Tuhan yang mengasihi Anda cukup untuk memulai akan mengasihi Anda cukup untuk menyelesaikan, dan hari Kristus akan mengungkapkan pekerjaan yang telah diselesaikan.
Questions people ask
Bisakah saya mengklaim ayat ini untuk proyek atau bisnis saya berhasil?
Pekerjaan baik yang dimaksud Paulus adalah pekerjaan penyelamatan dan pengudusan Tuhan dalam diri orang percaya, yang diselesaikan pada kedatangan Kristus, bukan usaha atau rencana kita. Ini tidak memberikan jaminan bahwa bisnis, impian, atau proyek akan berhasil. Diterapkan pada kehidupan spiritual Anda, ini adalah jaminan yang kaya; diterapkan pada ambisi Anda, ini berarti diperluas melebihi apa yang dimaksudkan Paulus.
Apakah ini berarti saya bisa bersikap pasif tentang pertumbuhan spiritual?
Tidak. Dalam surat yang sama, Paulus mendesak orang percaya untuk mengerjakan keselamatan mereka sendiri tepat karena Tuhan adalah satu-satunya yang bekerja di dalam mereka. Janji ini meyakinkan Anda bahwa Tuhan akan menyelesaikan pekerjaan-Nya, yang merupakan alasan untuk mengejar ketaatan dengan harapan, bukan ketakutan. Kesetiaan ilahi memicu usaha kita dan meneguhkan keyakinan kita; itu tidak menggantikan panggilan untuk terus maju.