Mintalah, dan Itu Akan Diberikan: The Promise, and How It Is Yes in Christ. Bread and a simple cup on a quiet wooden table in soft candlelight.

A promise of God

Mintalah, dan Itu Akan Diberikan

Matthew 7:7

Dalam Khotbah di Bukit, Matius 7, Yesus mendorong doa yang terus-menerus: mintalah dan itu akan diberikan, carilah dan Anda akan menemukan, ketuklah dan itu akan dibukakan. Dia mendasarkannya pada kebaikan Bapa, berargumen bahwa jika orang tua manusia yang cacat memberikan hadiah yang baik kepada anak-anak mereka, Bapa surgawi memberikan bahkan lebih pasti kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

“Ask, and it shall be given you; seek, and ye shall find; knock, and it shall be opened unto you:”Matthew 7:7

What the promise is

Yesus menggunakan tiga gambaran yang meningkat, meminta, mencari, mengetuk, untuk mendorong para murid menuju doa yang berani dan terus-menerus. Tense-nya menyiratkan terus meminta, terus mencari, bukan satu kali percobaan. Janji bahwa itu akan diberikan dibatasi oleh karakter Bapa, yang merupakan inti dari ayat-ayat berikut: Dia memberikan hadiah yang baik, bukan yang berbahaya. Jadi jaminannya bukanlah bahwa Anda menerima apa pun yang Anda sebutkan, tetapi bahwa Bapa yang baik menjawab permintaan anak-anak-Nya dengan apa yang benar-benar baik. Dalam konteks Matius, permintaan itu adalah untuk kehidupan kerajaan, kebenaran, pengampunan, roti harian, Roh seperti yang dinyatakan secara eksplisit oleh Lukas. Ini adalah doa keluarga, ditujukan kepada Bapa yang dapat dipercaya baik dengan permintaan kita maupun dengan jawaban-Nya yang lebih bijaksana. Keyakinan dalam doa bergantung pada siapa Dia.

How to hold it honestly

Ini bukan janji bahwa Allah mengabulkan setiap permintaan persis seperti yang diminta; pembacaan itu mengubah doa menjadi mesin penjual dan bertentangan dengan doa Yesus sendiri di Getsemani, di mana jawaban Bapa adalah tidak untuk cawan itu. Bagian ini sendiri membingkai pemberian di sekitar hadiah yang baik, menyiratkan bahwa Bapa kadang-kadang menahan apa yang akan membahayakan. Yakobus kemudian memperingatkan bahwa kita meminta dan tidak menerima ketika kita meminta untuk membelanjakan pada hasrat kita. Dibaca dengan jujur, janji itu menjamin doa yang terjawab dalam kebijaksanaan Bapa yang baik, bukan pemenuhan permintaan kita sesuai keinginan. Jika disalahgunakan, itu menimbulkan kekecewaan dan menyalahkan iman penderita. Penghiburan yang sebenarnya adalah: Bapa Anda mendengar, menyambut permintaan yang berani, dan selalu menjawab anak-anak-Nya dengan apa yang benar-benar baik.

How it is Yes and Amen in Christ

Yesus dapat menjanjikan dengan begitu bebas karena Dia membuka jalan kepada Bapa. Melalui darah-Nya kita memiliki akses yang berani, mendekat ke takhta anugerah. Dia mengajarkan kita untuk berdoa Bapa Kami, dan Dia sendiri menjadi pengantara bagi kita dan memastikan bahwa doa-doa kita didengar. Dalam Dia, janji itu adalah ya: bukan bahwa kita menguasai kehendak kita sendiri, tetapi bahwa kita datang kepada Allah yang baik yang tidak menahan kebaikan yang sejati. Yesus memodelkan kepercayaan pada penolakan Bapa di Getsemani dan menerima kebangkitan di sisi yang jauh. Jadi permintaan orang Kristen dibentuk seperti permintaan-Nya, berani namun diserahkan, yakin bahwa Bapa yang memberikan Anak-Nya menjawab anak-anak-Nya dengan kebaikan seorang Bapa dalam Kristus.

Who is Jesus? · Begin with Jesus

Bawalah permintaan Anda dengan berani dan terus membawanya, seperti anak datang kepada orang tua yang baik. Kemudian pegang keinginan spesifik Anda dengan tangan terbuka, mempercayai bahwa Bapa yang baik mungkin memberikan sesuatu yang lebih baik daripada yang Anda minta. Biarkan kebaikan Dia yang Anda doakan, bukan ketepatan hasil Anda, menjadi jangkar keyakinan Anda.

Questions people ask

Apakah mintalah dan itu akan diberikan berarti saya mendapatkan apa pun yang saya doakan?

Tidak. Yesus membingkai janji ini di sekitar Bapa yang baik yang memberikan hadiah yang baik, yang menyiratkan bahwa Dia menahan apa yang akan membahayakan anak-anak-Nya. Bahkan Yesus berdoa agar cawan itu berlalu dari-Nya dan menerima jawaban kasih yang tidak. Jaminannya adalah bahwa Allah menjawab anak-anak-Nya dengan apa yang benar-benar baik, bukan bahwa Dia mengabulkan setiap permintaan persis seperti yang diucapkan.

Mengapa beberapa doa saya tidak terjawab?

Allah selalu menjawab anak-anak-Nya, tetapi terkadang dengan tidak, atau belum, atau sesuatu yang lebih baik. Yakobus mengatakan kita kadang-kadang meminta dengan salah, untuk membelanjakan untuk diri kita sendiri. Jawaban Allah mengalir dari kebaikan dan kebijaksanaan-Nya, yang melihat apa yang tidak dapat kita lihat. Teruslah meminta, mencari, dan mengetuk, percayalah pada karakter Bapa bahkan ketika hasil spesifik berbeda dari permintaan Anda.

More promisesI Will Never Leave YouMy Grace Is Sufficient for YouAll Things Work Together for GoodI Will Give You RestThe Peace That Passes UnderstandingHe Will Supply Every NeedNothing Can Separate Us From His LoveEverlasting LifeA New HeartHe Will Finish What He BeganI Am With You AlwaysIf We Confess Our SinsThe Lord Is My Shepherd All the promises
More on for the seekerThe PathsThe Fear Not SayingsWho You Are in ChristThe Tears of the BibleThe Second Chances of the BibleWhen God Said NoThe Titles of ScriptureIs That in the Bible?The Hard Verses of the BibleWhat Would Have to Be True
Enter Living Breadprayer, Scripture, a family near you