
What the blood of Christ does
Pembersihan
Pembersihan adalah penghapusan noda yang ditinggalkan oleh dosa pada diri kita. Yohanes menulis bahwa jika kita hidup dalam terang, darah Yesus Kristus, Anak-Nya, menyucikan kita dari segala dosa. Rasa bersalah bukanlah satu-satunya masalah yang ditimbulkan oleh dosa. Dosa juga mencemari dan mengotori. Darah tidak hanya membatalkan utang tetapi juga memurnikan orang tersebut, menjadikannya layak untuk Tuhan.
“But if we walk in the light, as he is in the light, we have fellowship one with another, and the blood of Jesus Christ his Son cleanseth us from all sin.”1 John 1:7
What it means
Pembersihan mengatasi pencemaran dosa, bukan hanya hukumannya. Kitab Suci berbicara tentang dosa sebagai pencemaran, sesuatu yang mengotori hati nurani dan membuat seseorang tidak layak untuk mendekat kepada Tuhan yang kudus. Pengampunan mengangkat tuduhan hukum, tetapi pembersihan menangani noda yang sebenarnya, rasa kontaminasi yang ditinggalkan oleh rasa bersalah. Yohanes mengatakan bahwa darah menyucikan dari segala dosa, menggunakan bahasa pencucian yang berkelanjutan bagi mereka yang hidup dalam terang dan terus datang dengan jujur kepada Tuhan. Ini bukan klaim untuk tidak memiliki dosa, yang dengan tegas ditolak oleh Yohanes dalam bagian yang sama, tetapi janji bahwa dosa yang diakui tidak meninggalkan bekas yang permanen. Orang percaya terus-menerus dibersihkan, tetap layak untuk bersekutu, tidak pernah mengumpulkan sisa yang menutup jalan bagi Tuhan.
How it works
Kekuatan pemurnian adalah darah Yesus, hidup-Nya yang diberikan dalam kematian. Di bawah perjanjian lama, darah adalah sarana yang ditetapkan untuk membersihkan apa yang telah dicemari, disiramkan untuk memurnikan orang dan benda-benda kudus. Seluruh sistem itu menunjuk kepada kenyataan ini. Darah Kristus, karena merupakan hidup dari Anak yang tidak berdosa, menjangkau lebih dalam daripada ritual mana pun, membersihkan hati nurani itu sendiri. Ketika kita hidup dalam terang dan mengakui dosa kita alih-alih menyembunyikannya, darah itu terus-menerus diterapkan, mencuci noda yang dibawa oleh setiap dosa. Pembersihan bukanlah sesuatu yang kita lakukan sendiri dengan usaha atau penyesalan. Itu mengalir dari kematian Kristus dan diterima kembali setiap kali kita datang dengan jujur ke dalam terang-Nya.
The Lamb who was slain
Darah yang menyucikan adalah darah Yesus Kristus, Anak Allah sendiri, dan kemurniannya adalah alasan mengapa ia dapat memurnikan. Ia disembelih tanpa noda, dan dengan demikian hidup-Nya yang dicurahkan dapat menghapus noda orang lain. Apa yang tidak dapat dijangkau oleh gosokan hati nurani atau upacara keagamaan, darah-Nya menyucikan sepenuhnya. Ini menjadi milikmu saat kamu berjalan dalam terang bersama-Nya, menolak untuk menyembunyikan dosa dan sebaliknya membawanya ke hadapan-Nya. Di sana kamu dicuci, tidak hanya sekali, tetapi terus-menerus, tetap bersih untuk bersekutu dengan Bapa. Mempercayai Anak adalah memiliki sumber pembersihan yang tidak pernah kering, sehingga tidak ada dosa yang diakui dapat meninggalkan dirimu tercemar atau terasing dari Tuhan.
Questions people ask
bagaimana darah Yesus menyucikan kita dari dosa
Dosa mencemari, bukan hanya mengutuk, meninggalkan noda di hati nurani yang membuat kita tidak layak untuk Tuhan. Darah Yesus, hidup-Nya yang tidak berdosa yang diberikan dalam kematian, menghapus pencemaran itu. Ketika kita hidup dalam terang dan mengakui dosa alih-alih menyembunyikannya, darah itu terus-menerus diterapkan. Pembersihan diterima di hadapan Tuhan, bukan dicapai melalui penyesalan atau usaha kita sendiri.
apakah pembersihan berarti seorang Kristen tidak pernah berdosa
Tidak. Dalam bagian yang sama, Yohanes mengatakan bahwa mengklaim tidak memiliki dosa adalah penipuan diri. Pembersihan bukanlah tanpa dosa tetapi pencucian yang berkelanjutan bagi mereka yang terus datang ke dalam terang dan mengakui. Orang percaya masih berdosa, namun tidak ada dosa yang diakui meninggalkan noda yang permanen, karena darah terus-menerus menyucikan dan menjaga kita layak untuk bersekutu dengan Tuhan.