
A promise of God
Aku Bersama Kamu Selalu
Matius diakhiri dengan Amanat Agung. Yesus yang bangkit mengutus murid-murid-Nya untuk membuat murid dari semua bangsa, membaptis dan mengajar, dan menutup dengan janji: Ia bersama mereka selalu, bahkan sampai akhir zaman. Janji kehadiran-Nya yang abadi terikat pada misi dan menjangkau hingga akhir sejarah.
“Teaching them to observe all things whatsoever I have commanded you: and, lo, I am with you alway, even unto the end of the world. Amen.”Matthew 28:20
What the promise is
Janji ini adalah kata terakhir dari Injil Matius, yang dibuka dengan menyebut Yesus Immanuel, Tuhan beserta kita; sekarang Kristus yang bangkit secara pribadi menjamin kehadiran itu sampai akhir. Ini diberikan kepada murid-murid yang diutus pada tugas yang menakutkan, untuk menjangkau semua bangsa, dan meyakinkan mereka bahwa mereka tidak pernah pergi sendirian. Selalu, secara harfiah setiap hari, mencakup hari-hari biasa dan sulit, dan akhir zaman berarti sampai sejarah disempurnakan pada kedatangan-Nya. Ini bukan sentimen yang samar, tetapi kehadiran dari Dia yang memegang segala kuasa di surga dan bumi, yang baru saja dinyatakan dalam ayat sebelumnya. Jadi janji ini memicu ketaatan: karena Ia hadir dan berdaulat, misi tidak dapat gagal pada akhirnya. Ini adalah kehadiran-Nya yang menyertai umat-Nya yang diutus, sebuah kehadiran yang tak terputus yang membentang hingga hari terakhir.
How to hold it honestly
Janji ini terikat pada misi; ini adalah kehadiran Kristus bersama umat-Nya saat mereka mengikuti dan menaati-Nya, bukan selimut penghiburan umum yang terpisah dari misi-Nya. Ini tidak menjamin bahwa Anda akan merasakan kedekatan-Nya di setiap saat; banyak murid yang setia telah melewati kegelapan tanpa merasakan apa-apa. Ini juga tidak menjanjikan bahwa misi akan mudah atau bahwa Anda akan terhindar dari oposisi; para murid yang pertama kali diucapkan ini diutus ke dunia yang bermusuhan dan sebagian besar mati karenanya. Dibaca dengan jujur, ini adalah kehadiran dalam tugas, bukan pengecualian dari biaya. Dan penghiburan ini sangat besar: Tuhan yang berdaulat dan bangkit, yang memegang segala kuasa, telah berjanji untuk bersama umat-Nya setiap hari hingga akhir.
How it is Yes and Amen in Christ
Ini adalah salah satu janji di mana Kristus sendiri adalah hadiah: bukan sesuatu yang Ia kirim, tetapi diri-Nya yang tinggal. Matius membingkai seluruh kisah-Nya sebagai Immanuel, Tuhan beserta kita, dan ayat penutup ini menguatkannya; melalui kematian dan kebangkitan-Nya, penghalang yang akan mengecualikan kehadiran Tuhan telah hilang. Ia bersama kita sekarang melalui Roh-Nya, yang Ia curahkan, dan Ia akan bersama kita secara nyata pada akhir yang Ia sebutkan. Segala kuasa adalah milik-Nya, jadi kehadiran-Nya bukanlah penghiburan kecil tetapi pendampingan dari Tuhan yang memerintah. Dalam diri-Nya, harapan kuno Tuhan yang tinggal bersama umat-Nya adalah ya dan bergerak menuju klimaksnya, ketika Ia akan tinggal bersama kita sepenuhnya dan selamanya.
Questions people ask
Apakah Yesus bersama saya bahkan ketika saya tidak merasakan kehadiran-Nya?
Ya. Janji ini bergantung pada firman-Nya dan pekerjaan yang telah selesai, bukan pada emosi Anda. Banyak murid yang setia telah melewati musim di mana mereka tidak merasakan apa-apa sementara Kristus tetap sepenuhnya hadir. Perasaan bisa memudar, tetapi Tuhan yang bangkit yang memegang segala kuasa telah berjanji untuk bersama umat-Nya setiap hari, dan janji-Nya tidak bergantung pada pengalaman Anda.
Apakah aku bersama kamu selalu hanya untuk murid-murid pertama?
Ini pertama kali diucapkan kepada sebelas murid, tetapi ini terikat pada misi yang berlanjut melalui seluruh zaman gereja, hingga akhir zaman. Ketika umat-Nya terus membuat murid dari semua bangsa, janji kehadiran-Nya yang menyertai juga menjangkau mereka. Ini menjangkau, dengan sangat sengaja, hingga hari terakhir sejarah.