
What the blood of Christ does
Kemenangan atas Penuduh
Kemenangan atas penuduh adalah kekalahan dari yang membawa tuduhan terhadap umat Allah. Wahyu mengatakan mereka mengalahkan dia dengan darah Anak Domba dan dengan perkataan kesaksian mereka. Penuduh siang dan malam menunjuk pada dosa kita, tetapi darah menjawab setiap tuduhan. Di mana dia menuduh, darah Anak Domba telah membayar, dan kasusnya runtuh.
“And they overcame him by the blood of the Lamb, and by the word of their testimony; and they loved not their lives unto the death.”Revelation 12:11
What it means
Kitab Suci menggambarkan seorang lawan spiritual yang namanya berarti penuduh, yang berdiri di hadapan Allah membawa tuduhan terhadap orang percaya, menunjuk pada kesalahan mereka untuk mengutuk mereka. Kekuasaannya bukanlah kekuatan kasar tetapi tuduhan. Jika tuduhan itu dapat diterima, kita akan hilang, karena kita benar-benar telah berdosa dan tuduhan itu sering kali benar. Kemenangan atas penuduh adalah penghilangan tuduhan-tuduhan itu, penghapusan setiap dasar yang sah di mana dia mungkin mengutuk kita. Bukan berarti dosa kita disangkal atau diminimalkan, tetapi bahwa semuanya telah dijawab, sehingga dakwaannya tidak memiliki pegangan. Kemenangan ini membebaskan orang percaya dari beban berat penghukuman dan dari ketakutan bahwa kesalahan kita akhirnya akan menghancurkan kita. Penuduh tidak hanya dilawan tetapi dikalahkan, senjata utamanya dilucuti.
How it works
Penuduh dikalahkan oleh darah Anak Domba. Tuduhannya bergantung pada kesalahan yang belum dibayar, jadi saat kesalahan itu dibayar, tuduhan itu menjadi kosong. Di kayu salib, Kristus menanggung seluruh hukuman untuk dosa-dosa yang disebutkan penuduh, meninggalkan tidak ada utang yang tersisa untuk dia tekan. Ketika dia menunjuk pada dosa seorang percaya, jawabannya adalah bahwa darah Anak Domba telah menutupinya, dan kasus itu dibuang dari pengadilan. Inilah sebabnya Wahyu mengaitkan darah dengan perkataan kesaksian mereka. Para orang kudus tidak menang dengan mengklaim ketidakbersalahan mereka, yang tidak mereka miliki, tetapi dengan bersaksi tentang Anak Domba yang darahnya membersihkan mereka. Kemenangan itu dimenangkan di kayu salib dan hanya diakui oleh mereka yang mempercayainya.
The Lamb who was slain
Yang mengalahkan penuduh adalah Anak Domba yang disembelih, dan darah-Nya, bukan pembelaan kita, yang memenangkan kasus. Dia mengambil semua tuduhan yang dapat dengan benar diajukan terhadap kita dan menjawab semuanya dalam kematian-Nya. Sekarang ketika penuduh bangkit untuk mengutuk, darah Anak Domba berdiri sebagai pembayaran yang telah selesai yang tidak meninggalkan tuduhan yang sah. Kemenangan ini menjadi milikmu saat kamu mempercayainya dan bersaksi tentang apa yang telah dilakukan darah-Nya, menggabungkan kata-katamu dengan fakta kayu salib. Kamu tidak membungkam penuduh dengan menjadi tanpa cacat. Kamu membungkamnya dengan menunjuk jauh dari dirimu kepada Anak Domba yang disembelih. Di dalam Dia kamu tidak dihukum, dan tidak ada tuduhan, betapapun benarnya, yang dapat akhirnya berdiri melawan seseorang yang telah ditutupi oleh darah-Nya.
Questions people ask
bagaimana kita mengalahkan penuduh dengan darah Anak Domba
Kekuatan penuduh adalah tuduhan, menunjuk pada kesalahan kita yang nyata untuk mengutuk kita. Tuduhannya bergantung pada dosa yang belum dibayar. Di kayu salib, Kristus menanggung dosa itu sepenuhnya, sehingga utangnya dibayar dan tuduhannya menjadi kosong. Ketika kita mempercayai darah-Nya dan bersaksi tentangnya, tuduhan itu tidak memiliki pegangan lagi, dan kasusnya terhadap kita runtuh.
apa itu perkataan kesaksian mereka dalam Wahyu 12
Wahyu mengaitkan darah Anak Domba dengan perkataan kesaksian mereka. Para orang kudus tidak mengalahkan dengan mengklaim ketidakbersalahan yang tidak mereka miliki, tetapi dengan mengakui apa yang telah dilakukan darah Kristus untuk mereka. Kesaksian mereka menunjuk jauh dari diri mereka kepada Anak Domba yang telah membersihkan mereka. Kemenangan itu dimenangkan di kayu salib dan diakui, bukan diperoleh, oleh mereka yang mempercayainya.