
An I AM saying of Jesus
Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
Pada malam terakhir sebelum salib, Yesus menghibur para murid-Nya yang gelisah dengan janji tempat yang disiapkan untuk mereka. Tomas keberatan bahwa mereka tidak tahu jalan. Sebagai jawaban, Yesus mengumpulkan segalanya ke dalam diri-Nya. Dia tidak menggambarkan jalan atau memberikan peta. Dia berkata bahwa Dia adalah jalan, kebenaran, dan hidup, satu-satunya jalan pulang kepada Bapa.
“Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me.”John 14:6
What Jesus means by it
Tiga klaim ini berdiri bersama sebagai satu. Sebagai jalan, Yesus adalah jalan menuju Tuhan, bukan sekadar seperangkat petunjuk tetapi Pribadi yang Anda percayai. Sebagai kebenaran, Dia bukan hanya pengajar hal-hal yang benar tetapi realitas tentang Tuhan yang menjadi terlihat, sehingga melihat Dia adalah melihat Bapa. Sebagai hidup, Dia adalah hidup Tuhan yang ditawarkan kepada kita, tujuan dan sarana sekaligus. Kemudian datanglah tepi yang paling tajam: tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kecuali melalui Dia. Ini eksklusif dan memang dimaksudkan demikian, bukan karena sempit tetapi karena hanya ada satu jembatan melintasi jarak antara Tuhan yang kudus dan kita. Mengenal Yesus berarti mengenal Bapa. Memiliki Dia berarti telah memulai perjalanan pulang.
The great I AM behind it
Israel sangat ingin mengetahui jalan Tuhan dan berjalan di dalamnya, dan Kitab Suci berbicara tentang jalan hidup, jalan kebenaran, Tuhan yang adalah kebenaran dan setia selamanya. Namun tidak ada seorang pun yang dapat naik kepada Tuhan sesuka hati. Jarak itu nyata, ditandai oleh tirai di dalam bait suci yang menjaga bahkan para imam di batas. Di balik semua itu berdiri Tuhan yang menyebut diri-Nya AKU ADA kepada Musa dan berkata tidak ada seorang pun yang dapat melihat wajah-Nya dan hidup. Ketika Yesus mengklaim sebagai jalan kepada Bapa dan kebenaran Tuhan dan hidup Tuhan, Dia mengklaim sebagai tempat pertemuan di mana Tuhan yang tidak terjangkau itu akhirnya dapat dijangkau.
How to receive him
Anda tidak menerima jalan seperti ini dengan mempelajarinya tetapi dengan mengikutinya, yang berarti mempercayai Pribadi itu, bukan sekadar mengagumi klaim tersebut. Datang kepada Bapa melalui Yesus dimulai dengan menghentikan pencarian Anda untuk rute lain, setiap tangga kebaikan atau agama atau ketulusan yang dibuat sendiri, dan menempatkan kepercayaan Anda hanya kepada-Nya sebagai jalan pulang. Ini sangat pribadi. Yesus mengaitkan mengetahui jalan dengan mengenal Dia: karena kamu mengenal aku, kamu juga mengenal Bapa. Jadi habiskan dirimu untuk mengenal Dia, dalam firman-Nya, dalam doa, dalam ketaatan yang mengikuti di mana Dia memimpin. Jalan ini bukanlah teknik untuk dikuasai tetapi Pribadi untuk diikuti. Mulailah mengikuti-Nya. Dia tidak hanya menunjukkan jalan pulang. Dia mengantarkan Anda ke sana, dan Dia sendiri adalah sambutan yang menunggu di akhir jalan.
Questions people ask
Apa arti Aku adalah jalan, kebenaran, dan hidup
Ini berarti Yesus sendiri adalah jalan menuju Tuhan, realitas siapa Tuhan yang menjadi terlihat, dan hidup Tuhan yang ditawarkan kepada kita. Dia adalah baik jalan maupun tujuan, Pribadi untuk dipercaya daripada metode untuk dikuasai. Dia menyatakan dengan jelas bahwa tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kecuali melalui Dia, sehingga mengenal Yesus sudah berarti mengenal Bapa.
Mengapa Yesus berkata tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kecuali melalui Aku
Karena Dia adalah satu-satunya jembatan melintasi jarak nyata antara Tuhan yang kudus dan orang-orang berdosa, jarak yang digambarkan oleh Kitab Suci sebagai tirai yang tidak dapat dilalui oleh siapa pun sesuka hati. Ini bukan sempit untuk kepentingan sempit tetapi klaim bahwa hanya dalam Dia Tuhan benar-benar dapat dijangkau, sehingga mengenal Yesus adalah mengenal Bapa dan pulang kepada-Nya.