
What the blood of Christ does
Akses kepada Tuhan
Akses kepada Tuhan adalah kebebasan untuk mendekat kepada-Nya tanpa rasa takut. Penulis Ibrani mengatakan kita memiliki keberanian untuk memasuki tempat yang paling kudus oleh darah Yesus. Apa yang dulunya terlarang, yaitu kehadiran Tuhan di balik tirai, kini terbuka. Darah yang dulunya menghalangi orang berdosa kini menjadi jalan bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
“Having therefore, brethren, boldness to enter into the holiest by the blood of Jesus,”Hebrews 10:19
What it means
Di bawah perjanjian lama, kehadiran Tuhan tinggal di ruangan terdalam dari bait suci, tempat yang paling kudus, yang ditutup oleh tirai berat. Tidak ada yang dapat masuk kecuali imam besar, dan itu hanya sekali setahun, dan tidak pernah tanpa darah. Seluruh pengaturan itu mengumumkan bahwa orang berdosa tidak dapat begitu saja memasuki kehadiran Tuhan. Akses kepada Tuhan berarti bahwa penghalang itu telah hilang. Orang percaya kini diundang untuk mendekat, bukan dari jarak jauh dan bukan melalui seorang imam yang menjadi perantara sekali setahun, tetapi secara langsung dan dengan keyakinan. Ibrani menyebut ini keberanian, kebebasan untuk datang yang bukanlah kesombongan tetapi hak yang telah ditetapkan bagi mereka yang telah memenuhi syarat oleh darah. Kedekatan yang dulunya hanya diperuntukkan bagi satu orang pada satu hari kini menjadi hak istimewa sehari-hari bagi semua yang menjadi milik Kristus.
How it works
Jalan masuk dibuka oleh darah Yesus. Tirai lama menyatakan bahwa dosa yang belum ditebus menghalangi kita dari Tuhan, dan hanya darah yang dapat melewatinya. Di kayu salib, Kristus menangani dosa itu sepenuhnya, dan Kitab Suci menggambarkan tirai bait suci yang robek saat Dia mati, penghalang dihapus dari atas ke bawah oleh Tuhan sendiri. Ibrani mengatakan kita memasuki tempat yang paling kudus oleh darah-Nya, yang berarti kematian-Nya adalah dasar sambutan kita. Kita tidak mendekati berdasarkan kekuatan kelayakan kita sendiri, yang tidak pernah dapat bertahan di hadapan Tuhan, tetapi berdasarkan kekuatan apa yang dicapai oleh darah-Nya. Karena dosa tidak lagi berdiri di antara kita dan Tuhan, jalan itu benar-benar terbuka, dan kita datang bukan dengan gemetar dari jarak jauh tetapi dengan keberanian.
The Lamb who was slain
Orang yang membuka jalan adalah Kristus, yang merupakan pengorbanan yang darah-Nya kita masuki dan imam besar yang memimpin kita. Ia disembelih, dan dalam kematian-Nya, Ia merobek penghalang yang telah ditanggung oleh tubuh-Nya sendiri. Sekarang Ia berdiri di hadapan Tuhan atas nama kita, dan oleh darah-Nya, Ia membawa kita bersama-Nya. Akses ini menjadi milikmu melalui iman, saat kamu mendekat dengan mempercayai kematian-Nya daripada catatanmu sendiri. Kamu tidak perlu menunggu di luar, berharap untuk cukup layak bagi Tuhan. Anak telah membawamu melalui tirai itu, dan kehadiran yang dulunya tertutup bagi orang berdosa kini terbuka untukmu karena darah-Nya telah menjadikanmu diterima.
Questions people ask
bagaimana darah Yesus memberi kita akses kepada Tuhan
Tirai bait suci yang lama menghalangi orang berdosa dari kehadiran Tuhan, dan hanya darah yang dapat melewatinya. Di kayu salib, Kristus menangani dosa sepenuhnya, dan tirai itu robek saat Dia mati. Ibrani mengatakan kita sekarang memasuki tempat yang paling kudus oleh darah-Nya. Kematian-Nya, bukan kelayakan kita, adalah dasar sambutan kita, sehingga kita dapat mendekat kepada Tuhan dengan keberanian.
apa arti keberanian untuk memasuki tempat yang paling kudus
Ini berarti kebebasan yang percaya diri untuk datang ke hadapan Tuhan yang sangat kudus, yang dulunya terlarang bagi semua kecuali imam besar, dan hanya untuknya sekali setahun dengan darah. Keberanian di sini bukanlah kesombongan tetapi hak yang telah ditetapkan bagi mereka yang telah memenuhi syarat oleh darah. Karena Kristus telah menghapus penghalang dosa, orang percaya dapat mendekat secara langsung dan setiap hari, diterima daripada ditolak.