
The fruit of the Spirit
Kerendahan Hati
Kerendahan hati bukanlah kelemahan tetapi kekuatan yang dibawa di bawah kendali Tuhan, seperti kuda yang kuat yang dijinakkan. Mereka yang rendah hati bukanlah orang yang tidak berdaya atau pemalu; mereka hanya telah berhenti berjuang untuk jalan mereka sendiri dan belajar untuk tunduk kepada Tuhan dan bersikap lembut kepada orang lain. Ini adalah kerendahan hati dalam tindakan, suatu sikap rendah yang tidak lagi perlu menjadi yang pertama atau membuktikan diri.
“Meekness, temperance: against such there is no law.”Galatians 5:23
What it is
Kerendahan hati adalah salah satu kata yang paling disalahpahami dalam Alkitab, sering kali bingung dengan kelemahan atau semangat yang diinjak-injak. Sebenarnya, ini menggambarkan kekuatan yang terkontrol, kekuatan besar yang dipegang dalam tangan yang lembut. Kata yang sama bisa menggambarkan hewan liar yang dijinakkan, kekuatannya tidak berkurang tetapi sekarang tunduk kepada tuan. Seseorang yang rendah hati tidak pasif; mereka hanya tidak didorong oleh harga diri yang terluka atau kebutuhan untuk membela diri di setiap belokan. Kerendahan hati membungkuk rendah di hadapan Tuhan, menerima kehendak dan koreksi-Nya tanpa rasa sakit, dan memperlakukan orang lain dengan kelemahlembutan yang bebas dari kekasaran dan penegasan diri. Ini dapat menyerap penghinaan tanpa meledak dan menerima teguran tanpa merasa tersinggung, karena tidak lagi dikuasai oleh ego. Ini adalah kemampuan untuk diajar yang rendah hati yang mewarisi bumi, kekuatan yang telah belajar untuk berlutut.
How it grows
Kerendahan hati tidak dapat diproduksi dengan berpura-pura rendah hati; kerendahan yang dipaksakan hanyalah kebanggaan yang menyamar. Ini tumbuh saat Anda benar-benar mengenal Tuhan, karena melihat kebesaran-Nya mengecilkan pandangan diri Anda yang menggelembung menjadi sesuatu yang jujur. Ini tumbuh saat Anda menerima anugerah, karena hati yang tahu telah diampuni banyak berhenti berdiri pada haknya. Roh mengerjakannya melalui penyerahan sehari-hari yang menyakiti ego: membiarkan suatu poin berlalu, menerima koreksi, memilih untuk melayani di mana Anda bisa bersikeras untuk dilayani. Setiap pertempuran yang diserahkan melonggarkan cengkeraman kebanggaan. Anda tidak menjadi rendah hati dengan menghancurkan diri sendiri dengan penghinaan diri. Anda menjadi rendah hati saat Anda berlutut di hadapan Tuhan yang begitu baik sehingga mempercayai-Nya tidak lagi terasa seperti kehilangan, dan diri tidak lagi perlu dibela.
How you see it in Jesus
Yesus berkata tentang diri-Nya bahwa Dia lembut dan rendah hati di hati, dan Dia memiliki kekuatan untuk membuktikan betapa kuatnya kerendahan hati itu. Dia bisa memanggil legiun malaikat, namun Dia membiarkan diri-Nya ditangkap, dihina, dan disalibkan tanpa membalas. Dia seperti domba di hadapan pemotongnya, diam, bukan karena Dia lemah tetapi karena Dia sepenuhnya menyerahkan kekuatannya kepada kehendak Bapa-Nya. Dia mencuci kaki orang-orang yang akan meninggalkan-Nya, mengambil tempat terendah, dan tidak meraih kehormatan yang seharusnya menjadi milik-Nya. Dia menerima cawan Bapa tanpa keluhan dan menanggung salib tanpa sepatah kata pun untuk membela diri. Seluruh kekuatan-Nya yang besar berada di bawah kendali sempurna, terikat pada ketaatan dan kasih. Di dalam Dia Anda melihat kerendahan hati dalam bentuk penuh: kekuatan yang berlutut, kemuliaan yang rela melayani.
Questions people ask
Apa perbedaan antara kerendahan hati dan kelemahan?
Kelemahan adalah kurangnya kekuatan; kerendahan hati adalah kekuatan yang terkontrol. Seseorang yang lemah tidak dapat melawan, sementara seseorang yang rendah hati bisa tetapi memilih untuk tidak melakukannya, menyerahkan kekuatan mereka kepada Tuhan daripada kepada kebanggaan mereka sendiri. Gambar di balik kata itu adalah hewan yang kuat yang dijinakkan, kekuatannya utuh tetapi terikat. Yesus, yang bisa memanggil malaikat tetapi pergi diam-diam ke salib, menunjukkan bahwa kerendahan hati adalah kebalikan dari kelemahan.
Bagaimana kerendahan hati berbeda dari kelemahlembutan dalam buah Roh?
Mereka adalah saudara dekat dan tumpang tindih dalam praktik. Kelemahlembutan, kata yang lebih awal, menekankan kebaikan dan sikap lembut terhadap orang lain. Kerendahan hati menekankan kerendahan di hadapan Tuhan dan penyerahan yang rendah hati atas hak dan kebanggaan Anda sendiri. Kelemahlembutan sebagian besar adalah bagaimana Anda memperlakukan orang; kerendahan hati sebagian besar adalah sikap batin dari mana perlakuan itu mengalir. Hati yang rendah hati, yang tidak lagi membela diri, secara alami menjadi lembut dalam cara memperlakukan semua orang di sekitarnya.