
The fruit of the Spirit
Kasih
Kasih adalah yang pertama di antara buah-buah, tanah tempat buah-buah lainnya tumbuh. Ini bukan hanya perasaan hangat, tetapi perhatian yang mantap yang mencari kebaikan orang lain, bahkan ketika orang lain tidak dapat membalas. Roh mencurahkannya ke dalam hati yang bersedia, sehingga mengalir kepada teman, orang asing, dan musuh dengan sabar, baik, dan abadi.
“But the fruit of the Spirit is love, joy, peace, longsuffering, gentleness, goodness, faith,”Galatians 5:22
What it is
Kasih yang disebutkan di sini bukanlah romansa atau ketertarikan, dan bukan pula afeksi yang kita rasakan untuk apa yang menyenangkan kita. Ini adalah niat baik yang disengaja yang menginginkan kebaikan orang lain dan bergerak untuk mengamankannya, apapun biaya yang harus ditanggung. Kitab Suci menggambarkannya sebagai sabar dan baik, bebas dari iri dan kesombongan, tidak menyimpan catatan kesalahan, bersukacita dalam kebenaran. Ia mencintai yang tidak layak dicintai dan yang tidak pantas, karena sumbernya adalah karakter Allah, bukan nilai objeknya. Kasih ini dipilih, bukan hanya dirasakan, meskipun perasaan sering mengikuti. Ia bertahan di mana ketertarikan gagal, karena ia bergantung pada komitmen daripada suasana hati. Mencintai dengan cara ini adalah memperlakukan orang lain seperti Allah memperlakukan Anda, dengan belas kasihan yang datang sebelum Anda meminta.
How it grows
Anda tidak dapat memproduksi kasih ini dengan berusaha lebih keras untuk merasakannya. Ia tumbuh saat Anda tinggal di dalam Dia yang adalah kasih, menerima sebelum Anda memberi. Roh menariknya dari pokok anggur ke dalam dahan, sehingga setelah dicintai, Anda mulai melimpah. Secara praktis, ia mendalam melalui kedekatan dengan Allah dalam doa dan Firman, melalui pengakuan yang jujur yang menjaga saluran tetap bersih, dan melalui ketaatan kecil yang memperluas hati. Setiap tindakan meletakkan diri sendiri, yang diampuni berulang kali, memperlebar kapasitas Anda. Jangan berusaha keras untuk memeras kasih dari sumur yang kosong. Datanglah untuk dipenuhi, dan biarkan kelimpahan itu mengalir kepada orang-orang di sekitar Anda.
How you see it in Jesus
Anda melihat kasih ini dengan sempurna dalam Yesus, yang tidak menunggu dunia menjadi layak sebelum Dia datang. Ia menyentuh orang kusta yang dihindari orang lain, menyambut anak-anak yang disingkirkan, dan makan bersama orang-orang yang ditolak oleh agama. Ia menangis di kuburan seorang teman dan memberi makan kerumunan yang lapar yang akan segera tercerai berai. Kasih-Nya bukanlah sentimen; ia memikul salib. Mengetahui bahwa teman-teman-Nya akan mengecewakan-Nya, Ia tetap mencuci kaki mereka, dan berdoa untuk orang-orang yang memaku-Nya. Ia menyerahkan hidup-Nya bukan untuk yang layak, tetapi untuk musuh, agar mereka bisa menjadi anak-anak. Setiap belas kasihan yang Ia tunjukkan mengungkapkan hati Allah terhadap Anda. Melihat Dia adalah melihat kasih dengan wajah, kasih yang memberikan segalanya dan tidak menyimpan apapun.
Questions people ask
Apakah kasih dalam buah Roh adalah perasaan atau pilihan?
Ini terutama adalah pilihan, meskipun perasaan sering mengikuti. Kata ini menunjuk pada niat baik yang disengaja yang mencari kebaikan orang lain tanpa mempedulikan suasana hati atau imbalan. Inilah sebabnya mengapa Kitab Suci dapat memerintahkan kasih; Anda tidak dapat memerintahkan perasaan, tetapi Anda dapat memilih untuk bertindak demi kebaikan seseorang. Saat Anda taat, Roh sering menghangatkan afeksi untuk mencocokkan tindakan, sehingga hati dan kehendak tumbuh bersama.
Bagaimana saya bisa mencintai seseorang yang bahkan tidak saya sukai?
Mulailah dengan mengingat bahwa Anda dicintai saat masih tidak layak dicintai, dan biarkan belas kasihan itu melonggarkan genggaman Anda pada rasa sakit Anda sendiri. Anda tidak diminta untuk berpura-pura menyukai orang itu atau menyetujui kesalahan mereka. Anda diminta untuk menginginkan kebaikan mereka dan bertindak untuk itu, yang dimungkinkan oleh Roh. Doakan mereka dengan nama mereka, lakukan kebaikan konkret untuk mereka, dan biarkan rasa suka, jika datang, datang belakangan.