
A piece of the armor of God
Pedang Roh
Setiap bagian lain yang disebutkan Paulus adalah defensif. Yang terakhir adalah senjata. Pedang pendek prajurit Romawi dibuat untuk pertempuran jarak dekat, cepat dan tepat pada jarak lengan. Paulus menyebut pedang ini sebagai firman Tuhan, yang digunakan oleh Roh, satu-satunya alat ofensif dalam perlindungan dan cara di mana orang percaya menyerang kembali musuh.
“And take the helmet of salvation, and the sword of the Spirit, which is the word of God:”Ephesians 6:17
What this piece is
Pedang Roh adalah firman Tuhan yang diucapkan dengan presisi melawan kebohongan spesifik musuh. Kata yang dipilih Paulus tidak merujuk pada seluruh Alkitab sebagai sebuah buku, tetapi pada ucapan tertentu, kebenaran yang tepat yang ditarik dan diterapkan pada saat itu. Ini adalah senjata untuk jarak dekat, untuk saat ketika godaan, tuduhan, atau penipuan ada tepat di depanmu. Ia memotong dengan mengekspos kebohongan dan melawannya dengan apa yang sebenarnya telah dikatakan Tuhan. Yang penting, ini adalah pedang Roh, efektif bukan karena kecerdikan orang yang menggunakannya tetapi oleh kuasa Dia yang menginspirasinya. Seorang prajurit harus mengenal bilahnya untuk menggunakannya. Seorang percaya yang tidak mengenal firman membawa sarung kosong ke dalam pertempuran.
How to put it on
Kenakan pedang ini dengan mengisi ingatanmu dengan Alkitab sekarang, sebelum kamu membutuhkannya, sehingga kata yang tepat siap saat saatnya tiba. Pelajari firman dengan baik agar dapat menarik ayat yang sesuai, bukan hanya sembarang ayat, melawan serangan spesifik. Ketika tergoda, jawab seperti Yesus, dengan apa yang tertulis, diucapkan kembali pada kebohongan. Bergantunglah pada Roh untuk mengingatkan firman dan membuatnya mendarat, sehingga gunakanlah dalam ketergantungan yang penuh doa, bukan pengulangan mekanis. Bacalah secara luas dan simpanlah dengan dalam. Seorang percaya yang terendam dalam Alkitab selalu memiliki bilah siap untuk ditarik.
How Christ is your armor
Di padang gurun, Yesus memodelkan pedang ini dengan sempurna, menghadapi setiap godaan dengan firman yang tertulis dan menolak untuk menyimpang darinya. Tetapi Dia lebih dari sekadar model. Dia adalah Firman Tuhan yang menjadi daging, Firman hidup yang ditunjukkan oleh semua kata yang tertulis. Alkitab yang kamu gunakan memiliki otoritas karena itu adalah suara-Nya, dan Roh yang memberdayakan pedang adalah Roh yang Dia utus. Pada saat kedatangan-Nya, Dia digambarkan menyerang bangsa-bangsa dengan pedang dari mulut-Nya, firman yang sama yang menaklukkan musuh-musuh-Nya. Ketika kamu mengangkat pedang Roh, kamu mengangkat kata-kata Raja yang telah menang, dan kamu bertarung dengan senjata yang tidak pernah gagal bagi-Nya.
Questions people ask
apa perbedaan antara seluruh Alkitab dan firman sebagai pedang
Paulus memilih kata Yunani yang berarti ucapan yang diucapkan daripada seluruh volume. Pedang Roh adalah kebenaran spesifik yang sesuai yang ditarik dan diterapkan pada saat serangan, cara Yesus menjawab setiap godaan dengan ayat tertentu. Kamu menyimpan seluruh Alkitab sehingga Roh dapat memberimu kata yang tepat ketika musuh berada dalam jarak dekat.
mengapa pedang disebut pedang roh
Karena kekuatannya berasal dari Roh Kudus, bukan dari keterampilan orang yang menggunakannya. Roh menginspirasi firman, membawa ayat yang tepat ke dalam pikiran pada saatnya, dan membuatnya menusuk. Ini mencegah Alkitab menjadi formula sihir. Ia digunakan dalam ketergantungan yang penuh doa pada Roh yang sama yang memberikannya, itulah sebabnya ia tidak pernah gagal untuk memotong.