Beranda › Mulai di sini
Kamu disambut di sini
Mulai di sini
Apa pun yang membawamu ke sini, kamu disambut, apa adanya, dengan semua pertanyaanmu dan semua keraguanmu. Kamu tidak perlu memercayai apa pun untuk terus membaca.
Singkatnya
Apa pun yang membawamu ke sini, kamu disambut apa adanya. Kamu tidak perlu memercayai apa pun untuk memulai. Pilih pintu yang terasa paling benar bagimu sekarang, dan melangkahlah dengan tenang. Yesus tidak pernah memburu-buru orang atau mempermalukan mereka agar percaya; Ia menyambut mereka yang diabaikan semua orang lain.
Pilih yang terasa paling benar bagimu sekarang, dan melangkahlah dengan lembut. Tidak ada yang kamu bawa ke sini yang terlalu besar bagi Tuhan, dan tidak ada dirimu yang membuatmu tak layak disambut.
Yang benar
Yesus tidak pernah memburu-buru orang, dan tidak mempermalukan mereka agar percaya. Ia memperhatikan mereka yang diabaikan semua orang lain. Ia membiarkan mereka mengajukan pertanyaan yang sulit.
“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat.” (Yesaya 55:6, parafrasa)
Satu langkah kecil
Satu langkah kecilmu: pilih satu pintu saja. Hanya satu. Kamu tidak perlu membaca semuanya hari ini.
Jika kamu ingin berdoa
Tuhan, aku tidak begitu tahu dari mana harus mulai,
tetapi aku mau mendekat kepada-Mu.
Inilah aku, dengan pertanyaan dan keraguanku.
Tuntunlah aku, selangkah demi selangkah. Amin.
Tidak perlu terburu-buru
Kamu tidak perlu memutuskan apa pun hari ini. Kamu bisa membaca sebentar, menutup halaman, dan kembali besok, atau tidak sama sekali. Tidak ada yang menghitung di sini. Saat kamu siap, tempat paling tenang untuk bertemu Yesus kembali adalah di dalam kata-kata-Nya sendiri.